Puluhan Santri Tumbang Usai Santap Makanan Pesantren di Kendari, Sampel Diuji Lab

Puluhan Santri Tumbang Usai Santap Makanan Pesantren di Kendari, Sampel Diuji Lab

Kendari, PilarSultra.com — Puluhan santri di salah satu pondok pesantren di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dilaporkan mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap hidangan yang disediakan pihak pesantren, Senin (12/1/2026).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan kepada wartawan peristiwa keracunan massal terjadi di Pondok Pesantren Al Manan, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Minggu (11/1). Dalam kejadian itu, 73 santri mengalami gangguan kesehatan usai mengkonsumsi makanan yang disediakan pihak pesantren.

“Jumlah korban mencapai 73 orang. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Kendari, sedangkan sebagian lainnya dirawat langsung di lingkungan pesantren,” kata Welliwanto, Selasa (13/1).

Para santri mengeluhkan sejumlah gejala, mulai dari muntah, pusing, demam, diare, hingga tubuh lemas. Akibat kejadian tersebut, puluhan korban harus mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan di Kota Kendari.

Berdasarkan data sementara, jumlah santri yang mengalami gejala keracunan berkisar 68 hingga 73 orang, dengan sebagian dirawat di RS Bhayangkara, RSUD Kota Kendari, RS Antero Hamra, serta puskesmas terdekat.

Pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan setempat telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sampel makanan yang dikonsumsi para santri telah diamankan dan dikirim ke laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Hingga saat ini, kondisi para santri dilaporkan berangsur membaik, sementara pihak pesantren menghentikan sementara penyajian makanan yang diduga menjadi pemicu kejadian.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, serta memastikan proses penanganan korban menjadi prioritas utama. (ant)

Pos terkait