Kendari, PilarSultra.com — Pasca pelantikan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2025–2029, dukungan publik terhadap kampus swasta terbesar di Sulawesi Tenggara itu terus mengalir. Dukungan tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi budaya.
Pelantikan Rektor Unsultra digelar di Ballroom Phinisi Hotel Claro Kendari, Rabu (31/12/2025). Dalam prosesi tersebut, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric. resmi dilantik sebagai Rektor Unsultra periode 2025–2029 oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. Muhammad Yusuf, S.H., M.H., dan disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara serta Kepala LLDIKTI Wilayah IX.
Sehari setelah pelantikan, Lembaga Budaya Muna (LBM)—salah satu organisasi budaya terbesar di Sulawesi Tenggara—menyatakan dukungan terbuka terhadap kepemimpinan baru Unsultra. Dukungan tersebut disampaikan dalam agenda Silaturahmi LBM, Kamis (1/1/2025).
Pengurus LBM, Purnama Ramadhan Ruhama, menegaskan bahwa Unsultra memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai simbol keharmonisan masyarakat Sulawesi Tenggara yang majemuk.
“Kampus ini adalah simbol keragaman dan keharmonisan masyarakat Sultra. Rumah bagi putra-putri terbaik daerah yang hidup dalam harmoni. Ini harus kita jaga bersama. Tidak boleh tercoreng oleh isu-isu yang menyesatkan,” tegas Purnama.
Menurutnya, di tengah tantangan global, transformasi digital, serta perubahan sosial-ekonomi yang semakin kompleks, perguruan tinggi dituntut untuk terus beradaptasi secara dinamis. Dalam konteks tersebut, isu-isu yang berpotensi merusak keharmonisan kampus harus ditangkal sejak dini.
Senada dengan itu, Pengurus LBM lainnya, La Ode Kardini, menegaskan komitmen LBM untuk ikut menjaga stabilitas dan kondusivitas Unsultra sebagai bagian dari ekosistem sosial Sulawesi Tenggara.
“Kami akan membantu menjaga Unsultra agar tetap kondusif dan menjadi contoh keharmonisan masyarakat Sultra. Unsultra saat ini sangat maju, dan kami siap berperan sebagai penetralisir jika ada upaya mencoreng keharmonisan kampus swasta terbaik di Sultra ini,” ujar La Ode Kardini, yang juga merupakan alumni pertama Unsultra.
Saat ini, Unsultra dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric., putra terbaik Muna yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Budaya Muna. Di tingkat internasional, Prof. Andi Bahrun telah menorehkan prestasi dengan masuk dalam Top 100 Ilmuwan Terbaik Dunia Tahun 2022 di bidang pertanian dan kehutanan, versi Alper-Doger Scientific Index.
Di bawah kepemimpinannya, Unsultra menunjukkan kemajuan pesat dan terus mendapatkan dukungan kuat dari berbagai organisasi, institusi, dan elemen masyarakat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional. (red)












