PILARSULTRA.COM — Di selatan Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kabupaten Bombana, tumbuh sebuah kopi yang belum banyak dikenal publik luas, namun menyimpan karakter rasa yang kuat dan cerita yang panjang: kopi Lakawa.
Kopi Lakawa bukan sekadar komoditas pertanian. Ia adalah warisan lokal yang tumbuh berdampingan dengan hutan, kebun rakyat, dan kearifan masyarakat Bombana. Biji kopi ini umumnya ditanam secara tradisional, tanpa perlakuan kimia berlebihan, sehingga menghasilkan cita rasa yang alami dan khas.
Rasa yang Jujur dari Alam Bombana
Secara karakter, kopi Lakawa memiliki aroma earthy, dengan sentuhan cokelat dan rempah, serta tingkat keasaman yang relatif seimbang. Rasa pahitnya bersih dan tidak menyengat, meninggalkan aftertaste yang lembut di lidah. Karakter ini membuat kopi Lakawa cocok dinikmati tanpa gula, sekaligus ramah bagi penikmat kopi harian.
Keunggulan rasa tersebut tidak lepas dari kondisi geografis Bombana: tanah subur, iklim tropis yang stabil, serta lingkungan perkebunan yang masih menyatu dengan alam.
Dari Kebun Rakyat untuk Pasar yang Lebih Luas
Sebagian besar kopi Lakawa dihasilkan oleh petani kecil. Mereka merawat tanaman kopi sebagai bagian dari kebun keluarga, bukan industri besar. Inilah yang membuat kopi Lakawa memiliki nilai lebih: human story di balik setiap bijinya.
Namun selama bertahun-tahun, kopi Lakawa lebih banyak beredar di lingkar lokal. Potensi besarnya belum sepenuhnya tersambung dengan pasar regional dan nasional.
Di sinilah pentingnya branding dan digitalisasI; mengangkat kopi Lakawa dari produk lokal menjadi identitas Bombana.
Kopi Lakawa sebagai Identitas Agrominapolitan
Kopi Lakawa memiliki posisi strategis untuk mendukung visi Bombana sebagai daerah Agrominapolitan. Bukan hanya sebagai hasil pertanian, tetapi sebagai produk unggulan bernilai tambah, yang menggerakkan ekonomi petani, UMKM pengolahan kopi, hingga sektor pariwisata berbasis kuliner dan budaya.
Dengan pengemasan yang tepat, sertifikasi bertahap, serta pemasaran digital melalui platform website dan aplikasi, kopi Lakawa berpeluang masuk ke kafe, pasar ritel, hingga jaringan distribusi yang lebih luas.
Lebih dari Sekadar Kopi
Kopi Lakawa adalah cerita tentang Bombana, tentang tanahnya, manusianya, dan masa depannya.
Ketika seseorang menyeruput kopi Lakawa, yang ia rasakan bukan hanya rasa pahit dan aroma kopi, tetapi juga jejak alam dan kerja tangan masyarakat Bombana.
Kini, tinggal bagaimana cerita itu disampaikan dan kopi Lakawa siap bicara ke dunia. (bar)













