PilarSultra.com — Sebuah video yang memperlihatkan aksi penembakan terhadap pesawat di wilayah Papua beredar luas di media sosial dan memicu spekulasi publik. Dalam narasi yang beredar, pesawat tersebut diklaim sebagai pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Pihak TNI secara tegas membantah bahwa pesawat yang ditembaki itu membawa Wapres Gibran.
Kepala Pusat Penerangan TNI menjelaskan, tidak ada penerbangan Wapres Gibran yang melintasi wilayah Yahukimo, Papua, pada waktu kejadian sebagaimana diklaim oleh kelompok bersenjata yang menyebarkan video tersebut.
“Pesawat yang ditembaki bukan pesawat VVIP dan tidak membawa Wakil Presiden. Jadwal dan rute penerbangan Wapres tidak melalui wilayah itu,” tegas TNI dalam keterangan resminya mengutip Konteks.co.id (16/1)
Video penembakan tersebut diketahui pertama kali disebarluaskan oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM, yang mengklaim menyerang pesawat yang mereka duga membawa Wapres. Namun setelah diverifikasi, pesawat tersebut merupakan pesawat sipil yang sedang terbang rendah, bukan pesawat rombongan pejabat negara.
Sementara itu, Wapres Gibran memang sempat menunda kunjungan ke Yahukimo, tetapi penundaan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan situasi keamanan, bukan karena adanya insiden penembakan terhadap pesawat yang ditumpanginya.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada narasi yang beredar di media sosial, terutama yang bersumber dari akun atau kelompok yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Aparat keamanan saat ini terus meningkatkan pengamanan wilayah dan melakukan langkah-langkah antisipatif guna menjamin keselamatan penerbangan sipil serta stabilitas keamanan di Papua. (bar)




















