Bela Negara, Militer Venezuela Mulai Persenjatai Ribuan Warga Sipil

Bela Negara, Militer Venezuela Mulai Persenjatai Ribuan Warga Sipil (Foto: AFP)

Caracas, PilarSultra.com — Militer Venezuela dilaporkan mulai mempersenjatai ribuan warga sipil sebagai bagian dari strategi bela negara menghadapi ancaman eksternal. Langkah ini dilakukan melalui perluasan peran Milisi Nasional Bolivarian, sebuah struktur pertahanan sipil yang secara resmi berada di bawah komando angkatan bersenjata Venezuela.

Presiden Venezuela Nicolás Maduro selama 2025 lalu sudah berkali-kali menegaskan kebijakan pertahanan nasional yang melibatkan milisi rakyat sebagai respons terhadap ancaman luar negeri, jauh sebelum peristiwa penangkapannya oleh AS pada Januari 2026.

Dalam sejumlah dokumentasi yang beredar, anggota milisi sipil terlihat menerima senjata ringan dan perlengkapan militer, serta mengikuti pelatihan dasar tempur dan pertahanan wilayah. Program ini mencakup berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja, pensiunan, hingga ibu rumah tangga.

Menurut laporan media internasional, militer Venezuela juga menyiapkan skenario perang asimetris dan gerilya, dengan menempatkan warga sipil bersenjata sebagai lapisan pertahanan tambahan jika terjadi invasi atau operasi militer dari luar negeri .

Pemerintah Venezuela menegaskan bahwa langkah tersebut bersifat defensif dan legal berdasarkan konstitusi negara itu, yang mengakui peran rakyat dalam menjaga kedaulatan nasional. Maduro berkali-kali menyebut kebijakan ini sebagai “hak rakyat untuk mempertahankan tanah airnya”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *